[ FF ] Billionaire Next Door – Chapter 5 B-

Title              : Billionaire Next Door
Author          : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )
Main Cast     : Choi Sooyoung–> himself, Choi Siwon–> Kwon Siwon , Im Yoona–> himself , Cho Kyuhyun–> Kwon Kyuhyun
Other Cast    :  Super Generation,  BoA –> Siwon and Kyuhyun Sister  , Kangta –> Sooyoung Brother , Kim Jaejoong JYJ –> sekertaris Kim.
Type              : Chapter
Genre           : Romance, Friendship, Family,
Rating          : PG- 19 ( All reader who Open mind )

 
Disclaimer : This story inspired from Protect The Boss , Style , Goong , and also Mars Drama . All the Cast just belong to God but the story is my own. Hope you like it guys. Not for to copy and Please don’t be plagiator!

Chapter -5 B-

Life is one big road with lots of signs . So when you riding through the ruts, don’t complicate your mind. Flee from hate , mischief and jelousy . Don’t bury your thoughts, put your vision to reality. Wake up and Live – Bob Marley .
*****************************
Yoona POV –
“ Lama tidak bertemu ! “ , ujar Changmin lirih .
Aku hanya terpaku di tempatku . Lidahku kelu saat menatap ke dalam mata setengah kantuk yang dulu pernah menjungkir balikkan hatiku . Aku mematung seperti batu saat senyum miring itu kembali terbayang di fikiranku . Seperti kenangan sepuluh tahun lalu kembali mencuat di depan mataku , Changmin Oppa berdiri di sana . Dia terlihat sama seperti dulu kecuali rambutnya yang dipangkas habis . Ada gurat dewasa yang mulai melukis sekitar mata dan dagunya .
“ Kau tak perlu menunjukkan wajah seperti itu . “ , ujarnya lirih . Aku baru sadar kalo aku hanya mematung di hadapannya .
“ Miane … aku hanya sedikit … “ ,
“ Terkejut ?” , sahutnya . Dia kembali tersenyum kecil padaku saat melihat kekakuan di wajahku . “ Bagaimana kabarmu ? Kau terlihat …..sehat .” , ujar Changmin Oppa lirih . Entah mengapa aku menangkap ada nada lelah dalam suaranya .
“ Baik…. bagaimana denganmu ? “ , jawabku akhirnya . Kami masih berdiri berjauhan dipisahkan jarak tak kasat mata yang membuat kami takut untuk mendekat satu sama lain .
Changmin Oppa tak menjawab pertannyanku , matanya menerawang ke awan yang menggantung di langit biru Seoul . Aku kebingungan memulai segalanya . Aku tak tahu harus bagaimana , keadaan canggung ini benar-benar menyiksaku . Perut laparku seolah kenyang dengan sendirinya , lidahku tak lagi berair saat memikirkan susu hangat yang akan aku pesan di caffetaria . Semua seperti menghilang bersama datangnya rasa janggal ini .
“ Sooyoung …. Choi Sooyoung . Apa kau masih berteman dengannya ?” , akhirnya pertannyaan itu muncul dari bibirnya . Ada kilat menakutkan yang sempat aku tangkap dari bola matanya , sebuah kebencian saat dia menyebut nama Sooyoung .
“ Kau tentu lebih tahu bagaimana hubungan kami . “ , jawabku dengan nada getir.
“ Aku tahu . Aku hanya ingin mendengarnya dari mulutmu sendiri Im Yoona . Aku ingin tahu apa persahabatan yang kau banggakan itu masih tetap bertahan ? “, kali ini Changmin Oppa mengalihkan tatapannya tepat di mataku . Pandangan kami bertemu , dan aku semakin yakin ada kebencian di mata hitam itu . “ Kau memilihnya ….. kau mencampakan aku karena dia . “ , lanjut Changmin Oppa . Perlahan dia menutup jarak diantara kami . “ Jangan halangi langkahku kali ini . Choi Sooyoung ….. yeoja itu akan menanggung segalanya . Berhentilah berkorban untuknya . Tunggu dan lihatlah !!! “ ,
**************************

Author POV –

Mozard , Mozard , Banch , Mozard lagi . Sooyoung sedang memandang bosan buku acara pertunjukan musikal Keluarga Seo . Kuku-kuku panjangnya menyusuri ujung –ujungnya dengan kasar hingga berubah menjadi kusam . Semua tampak sama seperti tahun lalu , kecuali para tamu undangan yang semakin bervariasi . Sooyoung menangkap sosok Tiffany dan tunangannya yang baru masuk daftar tamu undangan karena kerjasama keluarga Seo dengan keluarga Hwang . Di ujung kiri ceruk tempat Sooyoung berdiri terlihat Jung bersaudara yang sedang bercengkrama dengan beberapa namja yang juga sudah tak asing di mata Sooyoung .

Suara alunan cello dari panggung pertunjukkan membuat para tamu undangan terdiam sesaat memusatkan perhatiannya ke arah panggung megah itu . Di samping gorden merah maroon berdiri seorang yeoja seumuran dirinya terlihat sedang gugup dengan Flute yang dibawanya . Sepertinya dia adalah yeoja baru yang ditemukan keluarga Seo di suatu tempat .

Sooyoung memutar bosan gelas limun yang dibawannya . Dia bahkan tak mencoba untuk ikut bersimpati dengan para gadis gugup yang sedang memainkan orkestra dengan nada sumbang . Hanya Seohyun yang bisa mengendalikan jemarinya dengan apik di atas tuts piano .

Tatapan Sooyoung beralih ke cahaya yang datang dari arah taman . Seperti ada bisikan nakal yang menyuruhnya untuk kabur dari ruangan itu . Seperti ada tarikan yang membuat lampu taman itu begitu menarik baginya , Sooyoung pada akhirnya mengikuti hasratnya . Dia meletakkan gelas limun setengah penuhnya di meja terdekat . Diangkatnya rok muslin jingga yang membalut tubuhnya . Dia berjalan dengan kehati-hatian agar tak menggangu kosentrasi para penikmat orkestra keluarga Seo .

“ Huft ….. “ , desah Sooyoung setelah melewati beberapa baris pasangan yang berdiri di depan balkon . Suara deru angin membuat Sooyoung tersenyum kecil . Seperti merasakan sebuah kebebasan yang menerpa wajahnya , Sooyoung mencoba untuk menghirup udara malam yang jarang dinikmatinya di Seoul .

“ Miane …. apa aku menggangumu ? “ ,

Oh Sial . Siapa …..

Sooyoung berbalik dan merasakan perutnya bergolak . Dan menyadari tamu tak diundang itu adalah Kwon Siwon . Dia bahkan lebih tampan di malam hari .  Tuxedo hitamnya membalut tubuh tegapnya . Menimbulkan efek sensual yang biasa dimiliki namja seusiannya . Tak banyak pria yang menimbulkan efek seperti itu saat mengenakan Tuxedo .

Sooyoung meruntuk dalam hati . Dia lupa bahwa keluarga Kwon juga pasti diundang . Pipi Sooyoung serasa memanas karena Siwon menangkap basah dia kabur dari pesta . “Maaf , apa kita saling mengenal? “ , kata Sooyoung dengan nada bergetar . Karena Sooyoung tak ingin tertangkap basah oleh calon tunangannya dia mencoba sebisa mungkin menyembunyikan identitasnnya di bayangan pohon Mapple yang rantingnya menggantu melewati balkon .

“ Tuhan semoga dia tak mengenaliku … Pliss Pliss ….. Situasi ini sangat memalukan bagi kalanganku . Aku tak ingin dia mengiraku anti sosial ….. well walau itu mungkin ada benarnnya . Tapi bagaimanapun kejadian di restoran itu sudah terlalu memalukan bagiku“ ,

Siwon memincingkan sebelah alis tebal melihat tingkah lucu Sooyoung yang mencoba menyembunyikan identitasnnya dengan kegelapan . “ Maaf . Kwon Siwon “, ujarnya seraya mendekatkan langkahnya ke tempat Sooyoung bersembunyi .

Sooyoung menangkap kilatan jahil di mata Siwon . “ Ya Tuhan dia sudah tahu ….. “, batin Sooyoung lelah bersembunnyi .

“ Selamat malam Miss Choi ?”, sapa Siwon dengan tatapan lucu . “ Aku rasa kau tak benar-benar bermaksud menghindari tunanganmu . “ , goda Siwon yang melihat pipi Sooyoung memerah .

“ Miane …aku hanya tak ingin kau mengiraku anti sosial . “ , gerutu Sooyoung sambil menundukkan wajahnya .

Jemari Siwon mencoba menyentuh dagu Sooyoung yang terkulai . Di dekatkan wajahnya ke arah Sooyoung . “ Kau sangat cantik hari ini . “ , bisiknya menggoda yang membuat Sooyoung menggigil aneh .

“ Yaaaa…. aku selalu cantik ! “, kilah Sooyoung seraya menepis tangan Siwon yang ada di dagunya . Dia mencoba melangkah mundur hingga membentur pagar pembatas balkon .

Sooyoung tak mengerti apa yang menyebabkan Siwon selalu tertawa saat melihatnya . Tapi saat ini sosok yang ada di bola mata Sooyoung itu sedang terkekeh lucu dengan pandangan yang tak lepas dari Sooyoung .

“ Ne . Kau memang selalu terlihat cantik , Soo . “ , jawab Siwon yang samar-samar terlihat geli melihat reaksi Sooyoung .

“ Apa yang kau lakukan ….. “ , tanya Sooyoung saat Siwon melangkah mendekat seraya melepaskan jas Tuxedonya . Dalam otak kecilnya Sooyoung sedang mengalami peperangan . “ Tunggu apa secepat ini? . Ini bukan gayaku . Di tempat UMUM ? Demi Tuhan , dia pasti gila . Apa yang merasukinnya . Aku harus beteriak . Anio . Dia tunanganku . Aku tak ingin menimbulkan skandal . Otthoke …. otthoke ….. “, batin Sooyoung seraya merangkulkan kedua tangannya di dada . Matannya di pejamkan terlalu erat seiring bau afterhave Siwon yang semakin menyekat hidungnya .

Sooyoung menggumamkan nama semua leluhurnya , kepalanya menghitung cepat hingga tiga . Suara langkah kaki Siwon sudah menghilang seiring jarak mereka yang saling dekat . “ Omona omona ….. 1 … 2 … 3 …. “ , Sooyoung mengintip dari sebelah matannya . Siwon ada di sana , tepat di depan wajahnya . Tersenyum . Lagi ?.

“ Apa yang kau pikirkan ? “ , tanya Siwon dengan nada lucu .

Sooyoung membuka kedua matanya perlahan dan merasakan bau afterhave Siwon melingkupi tubuhnya yang mulai menghangat karena jas Siwon disampirkan ke kulit terbukannya .

“ Udara malam sangat dingin . Aku tak ingin kau mati beku . “ , lanjut Siwon seraya membenahi letak jasnya yang menggantung di pundak ramping Sooyoung .

“ Tuhan …. ini benar – benar memalukan . “ , bisik Sooyoung . “ Jadi kau tak berencana menciumku ? “ , ujar Sooyoung tak sadar .

Siwon seketika meledak tertawa karena ucapan Sooyoung . Demi Tuhan yeoja di hadapannya saat ini bukan yeoja biasa . “ Kau terlalu banyak membaca Novel Klasik , Soo . Hanya di era Victoria seorang namja mengajak kekasihnya mengunjungi balkon untuk mencuri ciuman . “ , kekehnya .

Mereka terdiam sejenak hingga ide gila itu muncul di kepala Siwon . “ Tapi , bukankah kita sudah dalam suasana yang memungkinkan untuk melakukan …. “ ,

“ Tunggu ! Kau tak berfikir kau benar-benar ingin menciumku bukan ? “ , potong Sooyoung dengan nada berlebihan .

“ Kau ingin tahu bagaimana namja masa kini menggoda kekasihnya ? “ , goda Siwon dengan nada di tarik-tarik . “ Ikut aku !” , ajak Siwon seraya meraih sebelah tangan Sooyoung .

“ Tunggu …apa yang kau lakukan ….. Oppa !!!” , jerit Sooyoung .

*************************

Author POV –

Dongdaemun

02.00 PM

“ Waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………..” , Sooyoung ternganga melihat ke jalan Dongdaemun di malam hari . Ada ratusan , bukan ribuan lebih orang sedang memadati jalan itu di tengah malam .

“ Janji guksu , Stir-fried blood sausage , Twigim …… Aigooo basta yo ….. “ , gumam Sooyoung dengan senag saat melewati berbagai kedai makanan malam yang disajikan di jalanan Dongdaemun .

“ Jadi ini cara mengambil hati kekasihmu ? “ , sindir Sooyoung dengan nada defensif . Tapi Siwon bisa melihat kebahagiaan dari mata Sooyoung yang membulat .

“ Memuaskan seseorang dengan mengisi perutnya bukan ide yang terlalu buruk . “ , jawab Siwon sekenanya . Dia mengajak Sooyoung berputar dari satu kedai ke kedai lain .

“ Kau ingin pesan apa ? “ , tanya Siwon saat mereka akhirnya memilih salah satu kedai yang cukup ramai .

“ Stir-fried blood sausage ….. Omonaaa lidahku sudah berair ….. “ , jawab Sooyoung lucu . Sooyoung tahu saat ini mereka sedang menjadi pusat perhatian para pengunjung yang datang . Pakaian yang mereka kenakan sepertinya bukan pakaian yang terlalu pantas untuk dikenakan berjalan-jalan malam . Kalung berlian Sooyoung yang bertahtakan safir biru membuat banyak pasangan di hadapannya berbisik aneh . Walau kulit Sooyoung hampir semuanya tertutupi oleh jas Siwon yang menggantung kebesaran tapi dari potongan panjang rok musilin jingga Sooyoung bisa terlihat mewahnya penampilannya saat ini .

Siwon menyadari satu hal . Sooyoung tak benar-benar nyaman karena tatapan ingin tahu orang –orang di sekitarnya . “ Tunggu di sini sebentar ….. “ , ujar Siwon yang tak menunggu persetujuan Sooyoung saat melangkah menjauh dari kedai .

Pada mulanya Sooyoung menggerutu kesal karena dia ditinggalkan sendiri oleh Siwon , “ Jinja …. Kwon bersaudara … aish !!! “ , tapi tak lama setelah itu Siwon datang membawa tas karton hitam yang membawa dua kacamata dengan desain lucu .

“ Mwo ? Apa ini ? “ , tanya Sooyoung saat Siwon memberinya kacamata putih berhiaskan lilin tiruan di sepanjang ujungnya . “ Kau menyuruhku mengenakan ini ?”,

Siwon mengaguk sebelum dia memakai kacamata yang dibeli untuknya sendiri . “ Topi dan kacamata ini membantu kita menyamarkan diri ? Bukankah ini menarik ? Aku yakin diantara mereka ada yang mengenali kita …. “,

“ Ya ! Oppa …. dari melihat rok musilin panjangku saja mereka bisa tahu apa yang aku kenakan di balik jas ini . Shiro !!!”, tolak Sooyoung .

“ Kalu begitu bagaimana dengan ini …. “, Siwon berdiri dari kursinya . Dia menghampiri Sooyoung dan berjongkok di hadapnnya . Rok musilin sepanjang mata kaki yang dikenakan Sooyoung dirobek dengan tangan kosong oleh Siwon , memberlihatkan kaki jenjang Sooyoung  . “ Apa dengan begini semua masalah teratasi ? “ , ujar Siwon dengan senyum miring di wajahnya . Siwon memakaikan topi NY imitasi yang dibelinya untuk Sooyoung . Dia mengumpulkan dalam satu tangkup rambut ikal Sooyoung memasukkanya pada pengait topi yang membuat Sooyoung terlihat cantik dalam tatanan rambut ekor kuda . “ Jah …. !!! “ , ujar Siwon puas melihat penampilan baru Sooyoung .

Sooyoung kehabisan kata saat melihat pantulan dirinya dari cermin yang tergantung di tembok kusam kedai . “ Tidak buruk ! “ , bisiknya dengan nada malu .

Siwon tersenyum mendengar ada siratan rasa puas dalam suara Sooyoung . “Akhirnya pesanan datang !” , ujar Siwon saat ahjumma pemilik kedai mengantarkan pesanan mereka .

Lima menit berikutnya mereka makan dalam diam , sampai Sooyoung teringat akan satu hal . Sesuatu yang mirip seperti ini pernah terjadi padanya . Kedai kotor dan suasana malam yang sama . Seharian ini dia sudah hampir lupa soal Kyuhyun dan semua detak yang sempat menghinggapi dirinya .

“ Ani …. aku tak boleh mengigat itu lagi ! “ , bisik Sooyoung pada dirinya sendiri .

“ Apa kau sedang memikirkan kencanmu dengan Kyuhyun ? “ , tanya Siwon dengan nada yang tenang .

“ Mwo ? “ ,hampir saja Sooyoung tersedak lobak yang dimakannya . “ Kau tahu ? “,

“ Tentu . Dia menceritakan segalanya padaku . “ , jawab Siwon dengan nada jahil .

” Apa dia juga menceritakan soal … well ..soju …ehmmm dan sesuatu tentang menangis ? ” , tanya Sooyoung terbata . Dia tak ingin terlalu gamblang mengutarakan rasa penasarannya , takut jika ternyata Kyuhyun belum menceritakannya pada Siwon dan pertanyaanya akan membuka aibnya sendiri .

” Tentu . ” , jabaw Siwon singkat yang membuat Sooyoung secara tak sadar berdiri dari tempatnya saat ini .

” Aish Kwon Kyuhyun !!! ” , gerutu Sooyoung membuat semua pengunjung kedai menoleh padanya .

***************************

Sementara itu di kediaman keluarga Kwon , Kyuhyun sedang memandang bosan derik kolam yang bisa dilihatnya dari kamarnya . ” Ahh … bosannya !!! ” , keluh Kyuhyun seraya merenggangkan otot-ototnya yang kaku karena bosan .

Ponsel Kyuhyun meneriakkan nada dering khusus yang sengaja diaturnya untuk Sooyoung . Dia berjalan dengan malas ke arah tempat tidurnya, diraihnya ponsel yang bergeletak di nakas , ada sebuah pesan penuh kedengkian menghinggapi inbox ponselnya . Matanya membelalak untuk sejenak sebelum dia meledak dalam tawa .

MATI KAU KWON KYUHYUN ….. BAGAIMANA BISA KAU MENCERITAKAN KEJADIAN MALAM ITU PADA SIWON OPPA . TUNGGU SAJA SAMPAI AKU MEMBALASMU . AKU AKAN MENGEJARMU SAMPAI KE LIANG LAHAT …..

” Jadi saat ini dia sedang bersama Siwon Hyung ? ” , ujar Kyuhyun diwarnai nada iri . ” Ada apa denganku ? Kenapa aku merasa iri dengan Hyung . Bukankah yeoja yang kuincar adalah Im Yoona ? Seharusnya aku gembira karena Hyung mempermudah jalanku untuk mendapatkan Yoona . ” ,

Kyuhyun kembali meletakkan ponselnya di nakas , dia berusaha membunuh waktu dengan memejamkan matanya . Ada sebuah keganjalan yang menghinggapinya saat memikirkan Sooyoung dan Hyungnya . ” Apa aku harus jujur pada Sooyoung ? Apa yang harus kulakukan ? Kenapa aku merasa kasihan padannya ? Bagaimanapun Hyung tak akan pernah jatuh cinta padannya ….. ” ,

**************************

Sooyoung dan Siwon berjalan berdampingan di trotoal jalanan yang sudah hampir sepi . Mereka memarkirkan mobilnya jauh dari jalan Dongdaemun agar mereka bisa berbicara santai saat berjalan berdua .

Suara hak sepatu Sooyoung beradu dengan ubin beton trotoal yang keras . Sudah hampir pukul 5 pagi tapi Siwon dan Sooyoung tak bergegas untuk mencapai mobil mereka .

” Gumawo .” , ujar Sooyoung memecah kebisuan diantara mereka . ” Aku merasakan banyak hal baru hari ini . ”

Siwon hanya tersenyum miring mendengar ucapan Sooyoung , ” Maaf masalah gaunmu . Aku akan menggantinya . ”

” Gwencana …..gaun ini tak ada nilainya dibanding dengan kebahagiaan yang aku alami hari ini . ”

Siwon menatap punggung Sooyoung yang berjalan lucu di depannya . Dia merasa gadis di hadapannya bukan gadis di restoran seminggu lalu . Atau gadis yang pernah datang kerumahnya sebelum itu . Ada kehidupan yang terpancar dari setiap sel tubuhnya , seperti sebuah semangat untuk memerangi kesedihan , tapi di sisi lain Siwon juga merasa ada kesedihan di titik mata Sooyoung .

“Ah … udara pagi sungguh menyegarkan . Sayang …. “, ucapan Sooyoung terhenti . Siwon menangkap lengan kirinya , dia menghentikan langkah Sooyoung yang mendahuluinnya . ” Wae ?”,

” Apa kau kira ini sudah berakhir ? Aku bahkan belum menunjukkan tujuan sebenarnya aku mengajakmu ke sini . “,

Mata Sooyoung berkedip tak mengerti saat Siwon mendekatkan wajahnya ke wajah Sooyoung . Satu …dua … tiga …. saat seorang namja menatap tepat di matamu hingga tiga detik dan kau tak mengalihkan tatapanmu darinya , itu artinya kau memberikan izin padanya  untuk dia melakukan ……

” Ciuman yang kau dambakan …. ” , bisik Siwon sebelum menyatukan bibirnya dengan bibir Sooyoung .

******************

-TBC-

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA IAN KALO JELEK DAN ANAEH DAN MEMBINGUNGKAN BYE …….

Iklan

18 thoughts on “[ FF ] Billionaire Next Door – Chapter 5 B-

    • chingu ini belom selesai 😦 nanti jam 8 malem balik lagi ya buat baca lanjutannya ,,,mianeee kesalahan teknis kemaren pulsa abis heheh ,,,ne changmin antagonis

  1. aku udh bca smua.ny ..
    pie mianhaeyo ,, baru isa comment di sini …
    kkk~

    aku suka FF.ny …
    pie di awaL chingu bLang nie FF buat Yoona ,, tapi ku pikir bukan Loh …
    mngkin saya aja sih yang saLah nebak …
    minhaeyo !!! *bow*

    fighting ..
    nnggu FF sLanjutnya …
    (^_^* )

    • kekekkekeke iya chingu ini untuk Yoona , maksudnya karena saya tak pernah buat FF yang castnya YOONA hehehhehe , dia protagonis tokohh utamanya ada 4 , bagaimanapun Yoona berakhir dnegan siapapun dia menikah di akhir kaaaannnn ya gak masalah hahahaha , sapa bilang main karakternya Siwon ato Kyuhyun saja , kan keduanya tokoh utama :p …..

  2. what you learn from this FF is..
    keep looking at your boy more than three second and you’ll get a kiss..
    hehe.. just kidding.. ^^,)
    so, Kyu found that he feel pity for Sooyoung.? or he found that he fall for her.?
    yipie.! more Sad-Kyu.. ^^,)

  3. aigoo aq baru baca nie hehehe* wah wah wahhh penasaran m kisah mreka brempat…jgn lama2 dong part slajurnya penasaran nie..
    btw d’chap 5A yg mna antara siwon sama kyuhyun yg suaranya baritone???

  4. changminah jahatnyo mo ngapain ma soo
    ayo dunk yoona bantu …
    duh kissunya bikin ngiri..
    pi knapa si kyunie blang mas won gk bakal jatuh cintrong ma soo nih
    next moga gk ada yg diproteck aku bakal penazaran tingkat dewa bujana 19

  5. oalah komengku yg di lee taemin …BND CHAPTER 4 ,5 A n 5B BRUSAN GK MASUK
    omg ini nih yg bikin aku ilang minat komeng knapa yahhh#whyyyyy
    btw teamin …me 2 yu …
    changminah jo galak2 ntar aku ilpil ma you ( cintaku mengkeret nih atiku padamu)
    adaya my luv author yg cetar membahana badai masom ulala tralala tri lili aku tunggu the next nya ….
    mo kembaliin mood ku nih bai bai tak tunggu brang brapa menit nih ntar ilang lagi komengku #nangis dipojokn bareng taem
    pai pai

  6. Baru baca keseluruhan nya,, huhuhuhu keren pake bgt bgt,, kapan akan lanjut lgi ff di wp ini??

    Nb : sori aku komen nya sekalian ya 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s